Jakarta — Di tengah dampak bencana, warga tetap menjaga tradisi meugang di Pante Bidari dengan memasak daging bersama sebagai bagian dari budaya menyambut hari besar.
Meski banjir sempat melanda, tradisi meugang di Pante Bidari tetap berlangsung sederhana di lingkungan warga terdampak.
Kegiatan ini menjadi cara masyarakat mempertahankan kebersamaan di tengah kondisi sulit.
Tradisi Meugang di Pante Bidari Tetap Terjaga
Warga yang terdampak banjir tetap melaksanakan tradisi meugang di Pante Bidari dengan memasak dan berbagi makanan.
Mereka berkumpul untuk menyiapkan hidangan bersama, meski dengan keterbatasan.
Kegiatan ini menunjukkan semangat kebersamaan yang kuat di antara warga.
Kebersamaan di Tengah Bencana
Pelaksanaan tradisi meugang di Pante Bidari menjadi momen untuk saling menguatkan.
Warga saling membantu dan berbagi makanan di tengah kondisi yang belum sepenuhnya pulih.
Kebersamaan tersebut memberikan dukungan moral bagi masyarakat.
Jaga Nilai Budaya dan Tradisi
Masyarakat menilai tradisi meugang di Pante Bidari sebagai bagian penting dari identitas budaya.
Meski menghadapi bencana, warga tetap berusaha menjaga tradisi tersebut.
Dengan semangat tersebut, nilai budaya tetap hidup di tengah tantangan.

